Semua
tidak akan ada artinya jika hanya sebatas kata-kata. Semua tidak akan ada
hasilnya jika hanya memendam rasa. Jatuh cinta diam-diam memang tidak
mengenakkan, saat aku hanya diam memendam rasa rindu yang ada; menyakitkan.
Faktanya aku tidak selalu tegar. Aku hanya tidak menunjukkan betapa rapuhnya
diriku kepada mereka yang tidak pernah peduli padaku. Saat aku cuman bisa diam
saat aku cemburu melihat kamu digandeng orang lain, itu sangat sangat
menyakitkan.
Apa
aku harus menunggu? tetapi apakah menungguku ini menghasilkan sesuatu yang
menyenangkan atau malah akan sangat menyakitkan? Entahlah yang aku tau, aku
terus bersabar hingga batas kesadaran karna aku yakin cinta bukan kebodohan
karena cinta adalah kebahagiaan.
Kamu
adalah seseorang yang membuatku menjadi pribadi yang lebih ikhlas. Ikhlas dalam
mengucap, ikhlas dalam melakukan, serta ikhlas dalam merelakan jika bahagiamu
bukan padaku. Dan Ketika kita berpisah dan kamu menemukan penggantiku semoga
saja dia bisa memberi apa yang pernah kuberi untuk membahagiakanmu dan bahkan
lebih dariku.
Menurut
temanku; Jangan terus tinggal di masa lalu. Dia yang telah buatmu terluka, tak
pantas ada di benakmu. Buka hatimu, biarkan cinta menyembuhkanmu.
Aku
emang tidak mudah untuk membuka hati tetapi aku akan menunggu orang lain untuk
mengetuknya dan ketika aku dimiliki oleh orang lain jangan menoleh padaku lagi
dan menyesali kepergianku ini.Terima kasih:')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar